Persyaratan Pelayanan

  1. Penerbitan KTP-El Baru bagi Penduduk WNI
  1. Telah berusia 17 (tujuh belas) tahun atau sudah kawin atau pernah kawin;
  2. Mengisi formulir yang telah disediakan;
  3. Fotocopi:
    1. Kartu Keluarga;
    2. Kutipan Akta Nikah/Kutipan Akta Perkawinan bagi yang belum berumur 17 Tahun tapi sudah menikah;
    3. Kutipan Akta Kelahiran;
    4. Surat Keterangan Datang dari Luar Negeri yang diterbitkan oleh Disdukcapil Kota Cimahi bagi WNI yang datang dari Luar Negeri Karena pindah
  1. Penerbitan KTP-El Baru bagi Penduduk Orang Asing (OA) yang memiliki Izin Tinggal Tetap
  1. Telah berusia 17 (tujuh belas) tahun atau sudah kawin atau pernah kawin;
  2. Mengisi formulir yang telah disediakan;
  3. Fotocopi:
    1. Kartu Keluarga;
    2. KutipanAkta Nikah/Kutipan Akta Perkawinan bagi yang belum berumur 17 Tahun;
    3. Kutipan Akta Kelahiran;
    4. Paspor dan Izin Tinggal Tetap
    5. Surat Keterangan Catatan Kepolisian
  1. Penerbitan KTP-El Perpanjangan bagi Penduduk WNI atau Orang Asing yang memiliki Izin Tinggal Tetap
  1. Mengisi Formulir yang telah disediakan;
  2. Fotocopi KK;
  3. KTP-El lama ditarik;
  4. Fotocopi Paspor dan Izin Tinggal Tetap dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian
  5. Ketentuan pasphoto:
    1. Penduduk yang lahir tahun ganjil, latar belakang pasphoto bewarna merah;
    2. Penduduk yang lahir tahun genap, latar belakang pasphoto bewarna biru;
    3. Pasphoto berukuran 2X3 CM, 70% tampak wajah dan dapat menggunakan jilbab
  1. Penerbitan KTP-El karena hilang atau rusak bagi Penduduk WNI atau Orang Asing yang memiliki Izin Tinggal Tetap
  1. Mengisi Formulir yang telah disediakan;
  2. Surat Keterangan kehilangan dari kepolisian atau KTP-El yang Rusak;
  3. Fotocopi KK;
  4. Fotocopi Paspor dan Izin Tinggal Tetap
  1. Penerbitan KTP-El karena Pindah datang bagi Penduduk WNI atau Orang Asing yang memiliki Izin Tinggal Tetap
  1. Surat Keterangan Pindah/Surat Keterangan Pindah Datang
  2. SuratKeterangan Datang dari Luar Negeri bagi WNI yang datang dari luar negeri karena pindah
  1. Penerbitan KTP-El karena adanya perubahan elemen data bagi Penduduk WNI atau Orang Asing yang memiliki Izin Tinggal Tetap
  1. Fotokopi kk;
  2. KTP-El Lama;
  3. Surat Keterangan/bukti perubahan peristiwa kependudukan dan peristiwa penting
  1. KK Baru bagi penduduk yang sudah tercatat sebagai penduduk Kota Cimahi karena adanya perubahan susunan dalam KK, baik adanya penambahan karena kelahiran dan/atau ada yang numpang kartu keluarga, maupun adanya pengurangan karena ada anggota keluarga yang meninggal, pindah atau membentuk keluarga sendiri.
  1. Mengisi formulir permohonan KK;
  2. Asli KK lama;
  3. Fotocopi Akta kelahiran anak apabila ada penambahan karena kelahiran;
  4. Surat Keterangan Pindah dari daerah asal yang ditandatangani oleh Kepala Instansi Pelaksana daerah asal bagi penduduk yang datang ke Kota Cimahi atau Surat Keterangan Pindah yang ditandatangani oleh Camat daerah asal bagi penduduk yang pindah antar kecamatan dalam Kota Cimahi atau surat Keterangan Pindah yang ditandatangani Lurah daerah asal bagi penduduk yang pindah antar kelurahan dalam satu kecamatan di Kota Cimahi atau surat keterangan pindah yang ditandatangani oleh ketua RW daerah asal bagi penduduk yang pindah antar RW dalam satu kelurahan atau surat pindah yang ditandatangani Ketua RT daerah asal bagi penduduk yang pindah – antar RT dalam satu wilayah RW, apabila ada penambahan karena ada yang numpang KK dari daerah lain;
  5. Surat keterangan datang dari luar Negeri yang diterbitkan oleh Instansi pelaksana bagi warga Negara Indonesia yang datang dari luar Negeri karena pindah yang akan numpang KK;
  6. Fotocopi Izin tinggal tetap, paspor dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian apabila ada Orang Asing (OA) yang akan numpang KK;
  7. Fotocopi surat keterangan kematian apabila ada pengurangan karena kematian;
  8. Fotocopi surat Keterangan Pindah apabila ada pengurangan karena ada anggota keluarga yang pindah ke daerah lain.
  1. KK Baru bagi Penduduk yang sudah tercatat sebagai penduduk Kota Cimahi yang sebelumnya merupakan anggota keluarga seseorang dan kemudian membentuk keluarga baru.
  1. Mengisi formulir permohonan KK;
  2. KK lama;
  3. Fotocopi KTP-El;
  4. Fotocopi kutipan Akta nikah/kutipan Akta perkawinan apabila telah menikah;
  5. Fotocopi Akta Kelahiran anak apabila telah memiliki anak;
  6. Surat Keterangan Pindah dari daerah asal yang ditandatangani oleh Kepala Instansi Pelaksana daerah asal bagi penduduk yang datang ke Kota Cimahi atau Surat Keterangan Pindah yang ditandatangani oleh Camat daerah asal bagi penduduk yang pindah antar kecamatan dalam Kota Cimahi atau surat Keterangan Pindah yang ditandatangani Lurah daerah asal bagi penduduk yang pindah antar kelurahan dalam satu kecamatan di Kota Cimahi atau surat keterangan pindah yang ditandatangani oleh ketua RW daerah asal bagi penduduk yang pindah antar RW dalam satu kelurahan atau surat pindah yang ditandatangani Ketua RT daerah asal bagi penduduk yang pindah antar RT dalam satu RW, apabila ada anggota keluarga yang berasal dari daerah lain;
  7. Fotocopi Izin tinggal tetap, paspor dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian apabila ada Orang Asing yang akan numpang KK;
  8. Surat keterangan datang dari luar negeri yang diterbitkan oleh Instansi pelaksana bagi Warga Negara Indonesia yang datang dari luar negeri karena pindah yang akan numpang KK.
  1. KK bagi penduduk yang sudah tercatat sebagai penduduk Kota Cimahi yang melakukan pindah datang dalam wilayah Kota Cimahi.
  1. Mengisi formulir permohonan KK;
  2. Menyerahkan KK daerah asal apabila belum ditarik oleh Camat, Lurah, Ketua RW atau Ketua RT daerah asal;
  3. Surat Keterangan Pindah dari daerah asal yang ditandatangani oleh Kepala Instansi Pelaksana daerah asal bagi penduduk yang datang ke Kota Cimahi atau Surat Keterangan Pindah yang ditandatangani – oleh Camat daerah asal bagi penduduk yang pindah antar kecamatan dalam Kota Cimahi atau surat Keterangan Pindah yang ditandatangani Lurah daerah asal bagi penduduk yang pindah antar kelurahan dalam satu kecamatan di Kota Cimahi atau surat keterangan pindah yang ditandatangani oleh ketua RW daerah asal bagi penduduk yang pindah antar RW dalam satu kelurahan atau surat pindah yang ditandatangani Ketua RT daerah asal bagi penduduk yang pindah antar RT dalam satu RW, apabila ada anggota keluarga yang berasal dari daerah lain;
  4. Fotocopi Izin tinggal tetap, paspor dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian bagi orang asing.
  1. KK bagi penduduk yang sudah tercatat sebagai penduduk Kota Cimahi yang KK-nya hilang atau rusak
  1. Mengisi formulir permohonan KK;
  2. Menyerahkan surat keterangan kehilangan dari kepolisian untuk penduduk yang KK-nya hilang;
  3. Menyerahkan KK lama yang rusak untuk penduduk yang KK-nya rusak;
  4. Fotocopi Izin tinggal tetap, paspor dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian bagi orang asing.
  1. KK bagi penduduk pindahan dari luar Kota Cimahi
  1. Surat keterangan pindah dari daerah asal yang ditandatangani oleh Kepala Instansi pelaksana daerah asal;
  2. Menyerahkan KK dan atau KTP-El daerah asal apabila belum ditarik oleh Instansi pelaksana daerah asal;
  3. Mengisi formulir permohonan KK;
  4. Surat keterangan datang dari luar negeriyang diterbitkan oleh instansi pelaksana bagi warga Negara Indonesia yang datang dari luar negeri karena pindah;
  5. Menyerahkan surat keterangan memiliki tempat tinggal yang tetap atau Rumah di Kota Cimahi, yang ditandatangani oleh pemohon, Ketua RT dan Ketua RW;
  6. Menyerahkan Surat Keterangan bekerja dari instansi/tempat bekerja atau surat keterangan usaha atau surat keterangan bekerja sektor informal yang ditandatangani oleh Ketua RT dan Ketua RW;
  7. Menyerahkan surat keterangan Jaminan tempat tinggal dan pekerjaan dari Kepala Keluarga penduduk Kota Cimahi bagi penduduk pendatang yang numpang KK.
Kartu Identitas Anak (KIA)
  1. Formulir permohonan Kartu Identitas Anak (KIA);
  2. Fotokopi Kartu keluarga;
  3. KIA lama bagi yang perpanjangan;
  4. KIA yang rusak bagi yang penggantian karena rusak;
  5. Surat keterangan kehilangan dari kepolisian bagi permohonan karena hilang;
  6. Pas foto 3×4 1 lembar, warna latar disesuaikan dengan tahun lahir (merah: ganjil, biru: genap) bagi yang berusia 4 (empat) tahun ke atas.
Surat Keterangan Pindah Keluar
  1. Formulir permohonan pindah bagi yang pindah;
  2. Kartu Keluarga;
  3. KTP-el bagi yang sudah memiliki;
  4. Surat keterangan kehilangan dari kepolisian/kecamatan/kelurahan bagi yang kehilangan;
  5. Pas foto 3×4 cm 3 lembar berwarna sesuai dengan tahun lahir (merah:gasal, biru:genap)
Surat Keterangan Pindah Datang
  1. Formulir permohonan KK;
  2. Formulir permohonan KTP-el bagi yang wajib KTP;
  3. Formulir permohonan KIA bagi yang tidak wajib KTP;
  4. Formulir permohonan pindah datang;
  5. Surat Keterangan Pindah dari daerah asal;
  6. Surat Keterangan Biodata dari daerah asal;
  7. Kartu Keluarga yang ditumpangi bagi yang akan menumpang, Fotokopi dokumen pendukung, seperti: fotokopi akta kelahiran, fotokopi buku nikah/akta perkawinan, fotokopi akta perceraian, fotokopi akta kematian, fotokopi ijazah, dlsb bila diperlukan
Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT)
  1. Mengisi dan Menandatangani formulir permohonan orang asing tinggal terbatas, permohonan pembuatan ataupun perpanjang SKTT;
  2. Surat kuasa (materai + FC KTP);
  3. FC Pasport (diperlihatkan yang asli);
  4. FC Visa;
  5. FC Izin tinggal terbatas (diperlihatkan yang asli);
  6. Surat tanda melapor dari polres cimahi (STM);
  7. Pas Foto ukuran 3 x 4 sebanyak 2 buah;
  8. FC IMTA (izin memperkerjakan tenaga asing);
  9. Surat keterangan tinggal dari sponsor:
    1. Sponsor karena pekerjaan (mess/apartemen/hotel):
      • Surat Mengetahui RT/RW
    2. Sponsor karena perkawinan/keluarga:
      • Surat mengetahui RT/RW;
      • FC buku nikah (diperlihatkan yang asli);
      • FC Kartu Keluarga (diperlihatkan yang asli)
Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS)
  1. Formulir permohonan Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS);
  2. Fotokopi KTP-el bagi yang wajib KTP;
  3. Fotokopi Kartu Pelajar/Mahasiswa bagi yang berstatus pelajar/mahasiswa;
  4. Fotokopi Kartu Keluarga yang ditempati/penanggung jawab pondokan;
  5. SKTS lama bagi yang perpanjangan (khusus pelajar/mahasiswa); sedangkan bagi selain pelajar/mahasiswa tidak bisa diperpanjang;
  6. Pas foto 3×4 cm 3 (tiga) lembar dengan tampak wajah meliputi 70% (tujuh puluh persen).
Akta Kelahiran Persyaratan Umum terdiri dari :

  1. Asli Surat Kelahiran dari Rumah Sakit/Rumah Sakit Bersalin/Puskesmas/ Poliklinik/Dokter Bidan/Penolong Kelahiran atau dari Pilot Pesawat Terbang/ Nakhoda kapal laut;
  2. Asli Surat Keterangan Kelahiran dari Kelurahan;
  3. Fotokopi Surat Nikah orang tua dilegalisir di KUA/ Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
  4. Fotokopi KTP Orang Tua;
  5. Fotokopi Kartu Keluarga Orang Tua
  6. Fotokopi KTP 2 (dua) orang saksi pelaporan yang memenuhi syarat (minimal berumur 21 tahun atau sudah kawin);
  7. Surat Kuasa bermaterai cukup bagi yang dikuasakan;
  8. Bagi Orang Asing dilengkapi fotokopi Paspor dan atau KITAS/ KITAP (dilegalisir). Masing-masing 1 (satu) lembar.

Persyaratan Khusus :

  • Bagi yang pelaporannya terlambat lebih dari 60 hari kerja sejak kelahiran Melampirkan Keputusan Kepala Instansi Pelaksana.
  • Bagi anak yang proses kelahiran dan orang tuanya tidak diketahui keberadaannya membawa Berita Acara Pemeriksaan dari Kepolisian
Akta Kematian a.       Surat Keterangan Kematian dari Rumah   Sakit/Puskesmas/Visum Dokter/ Surat Keterangan Kematian Kepala Desa/ Lurah;

b.      Foto copy Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP);

c.       Kutipan Akta Kelahiran yang bersangkutan;

d.      Foto copy KTP dari 2 (dua) orang saksi berusia 21 tahun ke atas;

e.      Bagi WNI Keturunan agar melampirkan :

1)      Surat Bukti Kewarganegaraan R.I;

2)      Surat bukti ganti nama ( bila sudah ganti ).

f.        Bagi Warga Negara Asing (WNA) melampirkan foto copy dokumen dan membawa aslinya, antara lain :

1)      Pasport dan Dokumen Imigrasi;

2)      Surat Tanda Melapor Diri (STMD) dari ( POLRI).

Akta Perkawinan 1.       Testimonium perkawinan atau surat keterangan perkawinan dari pemuka agama;

2.       Fotokopi akta kelahiran calon mempelai;

3.       Surat Keterangan belum menikah dari Kelurahan;

4.       Surat Rekomendasi dari Disdukcapilbagi peserta luar Cimahi;

5.       Fotokopi KK dan KTP memepelai yang dilegalisir;

6.       Fotokopi KTP orangtua mempelai;

7.       Fotokopi KTP saksi 2 orang

8.       Surat Kematian bagi janda atau Duda yang cerai mati

9.       Akte perceraian bagi janda atau duda yang cerai hiduo

10.   Paspor dan dokumen keimigrasian , surat ijin menikah dari perwakilan Negara asing yang bersangkutan.

Pembatalan Akta Perkawinan a.       Salinan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

b.      Kutipan Akta Perkawinan Asli

c.       Fotocopy KK dan KTP-el yang bersangkutan

d.      Fotocopy KTP-el Saksi 2 orang

Akta Perceraian
  1. Kutipan Akta Perkawinan yang bersangkutan ASLI
  2. Salinan Putusan Pengadilan Negeri tentang perceraian, yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, Pencatatan perceraian yang melampaui batas waktu 60 ( enam puluh ) hari sejak tanggal putusan pengadilan wajib dilegalisir.
  3. Formulir Pencatatan Perceraian
  4. Fotocopy Akta Kelahiran kedua pasangan
  5. Fotocopy KK dan KTP-el yang bersangkutan
  6. Fotocopy KTP-el Saksi 2 orang
Pembatalan Akta Perceraian
  1. Salinan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, Pencatatan pembatalan perceraian yang melampaui batas waktu 60 ( enam puluh ) hari sejak tanggal putusan pengadilan wajib dilegalisir.
  2. Kutipan Akta Perceraian
  3. Fotocopy KK dan KTP-el yang bersangkutan
  4. Fotocopy KTP-el Saksi 2 orang
Akta Pengakuan Anak

 

a.    Surat Pengakuan Anak dari Ayah Biologis yang disetujui oleh Ibu Kandung;

b.     Kutipan Akta Kelahiran Anak yang disahkan;

c.    Surat Pengantar dari Desa/Kelurahan diketahui Camat;

d.    Foto copy Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Akta Pengesahan Anak

 

  1. Surat Pengantar dari Desa/Kelurahan diketahui Camat;
  2. Kutipan Akta Kelahiran;
  3. Foto copy Kutipan Akta Perkawinan;
  4. Foto copy Kartu Keluarga (KK) ;
  5. Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  6. Surat Nikah Gereja
  7. Fotocopy KTP saksi 2 orang
  8. Surat Penetapan Pengadilan bagi anak yang lahir sebelum orangtuanya menikah sah secara agama atau yang lahir di luar pernikahan.
Surat Keterangan Pengangkatan Anak a.     Surat Pengantar dari Desa/Kelurahan diketahui Camat;

b.     Keputusan/Penetapan Pengadilan tentang pengangkatan anak yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap;

c.     Kutipan Akta Kelahiran Anak tersebut;

d.     Foto copy Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) orang tua angkat;

e.     Foto copy Akta Kelahiran dan Akta Perkawinan/Akta Nikah orang tua angkat yang dilegalisir;

f.      Foto copy dokumen Imigrasi dengan membawa aslinya (bagi WNA);

g.     Foto copy Pasport dengan membawa aslinya (bagi WNA).

Surat Keterangan Pembatalan Perkawinan a.       Salinan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

b.       Kutipan Akta Perkawinan Asli

c.       Fotocopy KK dan KTP-el yang bersangkutan

d.       Fotocopy KTP-el Saksi 2 orang

Surat Keterangan Pembatalan Perceraian
  1. Salinan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, Pencatatan pembatalan perceraian yang melampaui batas waktu 60 ( enam puluh ) hari sejak tanggal putusan pengadilan wajib dilegalisir.
  2. Kutipan Akta Perceraian
  3. Fotocopy KK dan KTP-el yang bersangkutan
  4. Fotocopy KTP-el Saksi 2 orang
Penerbitan Perubahan Nama
  1. Kutipan Akta Pencatatan Sipil,
  2. Salinan Penetapan Pengadilan Negeri, paling lambat 30 hari sejak diterimanya Penetapan,
  3. Surat Rekomendasi/ Keabsahan/ Pemeriksaan Register Akta Pencatatan Sipil dari tempat terbitnya Akta bagi warga Cimahi yang Akta-nya bukan terbitan Disdukcapil Kota Cimahi,
  4. Fotocopy Kartu Keluarga dan KTP-eL
  5. Fotocopy Buku Nikah orangtua atau yang bersangkutan,
  6. Mengisi formulir permohonan Perubahan Nama yang ditandatangani di atas materai 6000,
  7. Map Merah untuk perempuan dan map Biru untuk laki-laki.
Penerbitan Pencatatan Peristiwa Lahir Mati a.        Surat Keterangan Lahir Mati,

b.        Surat Pernyataan dari orangtua kandung atau wali bagi yang tidak memiliki surat keterangan lahir mati dari dokter/RS.

Penerbitan Kutipan Kedua Rusak atau Hilang
  1. Laporan kehilangan dari Kepolisian untuk Akta/ Pencatatan Sipil yang hilang,
  2. Kutipan Akta Pencatatan Sipil ASLI untuk Akta yang dilaporkan rusak,
  3. Surat Rekomendasi atau Keabsahan Akta atau Pemeriksaan Register Akta Pencatatan Sipil bagi Akta yang Kutipannya diterbitkan dari luar Kota Cimahi,
  4. Fotocopy Akta Pencatatan Sipil untuk yang hilang,
  5. Fotocopy Buku Nikah orangtua atau yang bersangkutan,
  6. Fotocopy Kartu Keluarga dan KTP-eL orangtua atau yang bersangkutan,
  7. Mengisi Formulir Permohonan dan ditanda tangan di atas Materai 6000,
  8. Map warna Merah untuk perempuan dan warna Biru untuk laki-laki.
Pembetulan Akta Pencatatan Sipil
  1. Kutipan Akta Pencatatan Sipil,
  2. Surat Rekomendasi/ Keabsahan/ Pemeriksaan Register Akta Pencatatan Sipil dari tempat terbitnya Akta bagi warga Cimahi yang Akta Pencatatan Sipil-nya bukan terbitan Disdukcapil Kota Cimahi,
  3. Dasar pembetulan merupakan dokumen Otentik yang menjadi syarat pembuatan dan pembetulan Akta Pencatatan Sipil,
  4. Fotocopy Kartu Keluarga dan KTP-eL
  5. Fotocopy Buku Nikah orangtua atau yang bersangkutan,
  6. Mengisi formulir permohonan pembetulan Akta yang ditandatangani di atas materai 6000,
  7. Map Merah untuk perempuan dan map Biru untuk laki-laki.
Perubahan Status Kewarganegaraan Menjadi Warga Negara Indonesia

 

  1. Kutipan Akta Pencatatan Sipil yang telah dimiliki;
  2. Fotocopy KTP;
  3. Fotocopy KK
  4. Jika pengajuan perubahan bukan didasari oleh ikatan perkawinan maka wajib melampirkan petikan Keputusan Presiden tentang pewarganegaraan dan berita acara pengucapan sumpah atau pernyataan janji setia atau petikan Keputusan Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang hukum tentang perubahan status kewarganegaraan;
  5. Jika terjadi perubahan nama maka wajib melampirkan penetapan dari Pengadilan Negeri tentang Perubahan Nama
  6. Dokumen Perjalanan
  • Fotocopy dokumen keimigrasian;
  • Fotocopy passport / Kitap
  • Fotocopy Surat Tanda Melapor Diri dari Kepolisian
Program Layanan Terintegrsi (Akta Kematian, Kartu Keluarga, Ktp-El Status Cerai Mati)
  1. Kutipan Akta Pencatatan Sipil,
  2. Salinan Penetapan Pengadilan Negeri, paling lambat 30 hari sejak diterimanya Penetapan,
  3. Surat Rekomendasi/ Keabsahan/ Pemeriksaan Register Akta Pencatatan Sipil dari tempat terbitnya Akta bagi warga Cimahi yang Akta-nya bukan terbitan Disdukcapil Kota Cimahi,
  4. Fotocopy Kartu Keluarga dan KTP-eL
  5. Fotocopy Buku Nikah orangtua atau yang bersangkutan,
  6. Mengisi formulir permohonan Perubahan Nama yang ditandatangani di atas materai 6000,
  7. Map Merah untuk perempuan dan map Biru untuk laki-laki.